Berita  

Cegah Kekerasan Anak, Polsek Sekotong Berikan Edukasi Bahaya Perundungan di SMP-IT Insan Budimulya

Lindungi Mental Generasi Muda, Polsek Sekotong Turun Langsung Edukasi Siswa SMP-IT Insan Budimulya

SEKOTONG — Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong, jajaran Polres Lombok Barat, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan kekerasan. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan sosialisasi mengenai dampak negatif bullying atau perundungan yang ditujukan kepada para siswa di SMP-IT Insan Budimulya, Desa Pengantap, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong.

Kegiatan edukatif yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) mulai pukul 10.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Sekotong bersama anggota dan Bhabinkamtibmas Desa Buwun Mas. Kehadiran personel kepolisian di tengah-tengah warga sekolah ini disambut antusias oleh jajaran dewan guru serta puluhan siswa yang menjadi sasaran utama sosialisasi.

Pentingnya Pemahaman Dampak Perundungan Sejak Dini

Dalam pemaparannya, tim dari Polsek Sekotong memberikan pemahaman mendalam mengenai bentuk-bentuk perundungan, mulai dari perundungan fisik, verbal, hingga perundungan di dunia maya (cyberbullying). Para siswa diajak untuk menyadari bahwa tindakan yang kerap dianggap sekadar gurauan antar teman bisa berdampak sangat buruk bagi kesehatan mental, psikologis, dan prestasi akademik korban.

Polsek Sekotong menekankan pentingnya saling menghargai dan menjaga persahabatan di lingkungan sekolah. Melalui edukasi ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami bahaya bullying, tetapi juga berani bersuara dan melaporkan kepada pihak sekolah maupun Kepolisian jika melihat atau mengalami tindakan perundungan di sekitar mereka.

Komitmen Kepolisian dalam Menjaga Kondusivitas Sekolah

Kapolsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Polda NTB, Iptu I Ketut Suriarta, S.H., M.I.Kom., menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya preventif Kepolisian dalam menekan angka kekerasan anak di wilayah hukum Polsek Sekotong.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh generasi muda di wilayah Sekotong, khususnya para siswa di SMP-IT Insan Budimulya, dapat mengenyam pendidikan dengan tenang tanpa adanya rasa takut akan tindakan perundungan. Edukasi ini bertujuan agar adik-adik siswa memahami betul dampak buruk dari bullying, sehingga mereka saling merangkul dan tidak melakukan tindakan tersebut, baik kepada teman di sekolah maupun di luar sekolah,” ujar Iptu I Ketut Suriarta.

Ia juga menambahkan bahwa pihak Kepolisian akan terus menjalin sinergi dengan lembaga pendidikan dan tokoh masyarakat setempat untuk memantau serta memberikan bimbingan berkala. Langkah ini dinilai efektif untuk membentengi para remaja dari perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.

Terwujudnya Suasana Aman dan Kondusif

Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan respons yang sangat positif. Para siswa SMP-IT Insan Budimulya kini memiliki pemahaman yang lebih baik dan kesadaran tinggi mengenai pentingnya menghindari segala bentuk perundungan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara sosialisasi berjalan dengan lancar, tertib, dan interaktif hingga selesai. Hingga akhir kegiatan, situasi di lokasi SMP-IT Insan Budimulya, Desa Buwun Mas, terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan sangat kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *