Lombok Timur — Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Timur dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lombok Timur melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Mapolsek Sambelia, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 Wita tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus pembinaan dan pengawasan terhadap personel Polsek Sambelia dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Sambelia.
Kapolres Lombok Timur didampingi Wakapolres Lombok Timur Kompol Kadek Metria, S.H., Kabag Log Kompol Sukirman, S.H., Kasat Intel AKP Sayum, S.H., Kasat Binmas AKP Budi Marjoko, Kapolsek Sambelia AKP Lalu Abdul Kadir, S.H., Kasat Samapta IPTU R. Kalimantan Jaya, S.H., Kasi Propam IPTU Abdul Hadi, S.H., serta Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sambelia Anwar Ikroman, S.STP., M.H., dan Danramil Sambelia Kapten Wahidin.
Rombongan Kapolres Lombok Timur tiba di Mapolsek Sambelia sekitar pukul 09.45 Wita dan disambut langsung oleh Kapolsek Sambelia bersama seluruh anggota. Setelah penyambutan, Kapolres bersama Kapolsek dan jajaran PJU melakukan pengecekan terhadap kondisi asrama serta kendaraan dinas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan memastikan sarana serta prasarana yang dimiliki Polsek Sambelia dalam kondisi baik dan dapat mendukung pelaksanaan tugas personel di lapangan.
Dalam arahannya, Wakapolres Lombok Timur menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kehadiran seluruh personel dalam kegiatan kunjungan kerja tersebut. Menurutnya, kegiatan kunker tidak hanya menjadi agenda kedinasan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pimpinan dengan anggota.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar memahami petunjuk dan arahan pimpinan serta tugas pokok masing-masing dalam menjalankan fungsi kepolisian.
Khusus bagi Bhabinkamtibmas Wakapolres menegaskan bahwa personel yang bertugas di desa merupakan ujung tombak Polri karena bersentuhan langsung dengan masyarakat binaannya.
“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak karena langsung bertemu dengan masyarakat di wilayah binaannya,” demikian salah satu penekanan dalam arahannya.
Personel juga diminta terus memperkuat sinergitas dengan tiga pilar di desa, yakni pemerintah desa, TNI, dan Polri. Selain itu, setiap anggota diharapkan memahami ketentuan peraturan perundang-undangan yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Wakapolres turut memberikan perhatian terhadap berbagai kegiatan masyarakat, termasuk tradisi nyongkolan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Personel diminta melakukan pemetaan atau mapping terhadap potensi kerawanan, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta melaksanakan langkah-langkah preventif. Setiap kegiatan yang memiliki potensi kerawanan juga diharapkan dapat dilaporkan kepada satuan atas sebagai bahan antisipasi.
Sementara itu Kapolres Lotim dalam arahannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Polsek Sambelia atas sambutan dan pelaksanaan tugas selama ini.
Kapolres mengapresiasi situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Sambelia yang hingga saat ini tidak terdapat kasus menonjol. Kondisi tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan melalui kerja sama dan kedekatan personel dengan masyarakat.
Kapolres juga mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa bersyukur telah diberikan kesempatan menjadi anggota Polri serta menjalankan kewenangan yang dimiliki secara maksimal, profesional, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan kehadiran anggota Polri, khususnya personel Polsek Sambelia, untuk memberikan rasa aman dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
“Selagi kita menggunakan pakaian Polri, manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” menjadi salah satu penekanan Kapolres dalam arahannya.
Ia meminta personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk secara rutin melaksanakan sambang ke desa-desa binaannya. Kehadiran anggota di tengah masyarakat diharapkan dapat membangun komunikasi, mendeteksi persoalan sejak dini, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Kapolres juga menekankan agar seluruh personel menghindari tindakan atau perilaku yang berpotensi menyakiti hati masyarakat. Sebaliknya, anggota diminta senantiasa memberikan bantuan dan pelayanan dengan tulus dan ikhlas.
“Hal-hal yang berpotensi menyakiti masyarakat agar dihilangkan. Berikan bantuan kepada masyarakat dengan ikhlas, sehingga menjadi ladang pahala bagi kita semua,” pesannya.
Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh personel untuk membangun soliditas, kebersamaan, dan rasa syukur dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kekompakan internal merupakan salah satu modal penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kapolres juga menekankan pentingnya kecepatan dalam merespons setiap kejadian yang terjadi di wilayah hukum Polsek Sambelia.
“Setiap ada kejadian, segera ditangani dan direspons dengan cepat,” tegasnya.
Kunjungan kerja Kapolres Lombok Timur bersama jajaran PJU dan Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Timur tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat komunikasi antara pimpinan dan anggota di tingkat Polsek.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengecekan, pengawasan, serta pembinaan internal guna memastikan seluruh personel dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi kepolisian secara optimal.
Dengan sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Sambelia diharapkan tetap aman, kondusif, serta mampu memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat.












